REVIEW “THE RAID” (2012)

 

MUNGKIN masih ada beberapa orang yang asing mendengar nama Gareth Evans selaku sutradara The Raid yang sebelumnya sendiri telah membuat film serupa dengan tema silat berjudul Merantau. Namun tampaknya kemajuan dari sang sutradara melesat sangat luar biasa, tampak dari film The Raid atau sebelumnya dikenal sebagai Serbuan Maut.

Bercerita tentang satuan SWAT Indonesia yang berusaha melumpuhkan sebuah apartement yang dipimpin oleh Tama, para tim SWAT ini harus habis2an berusaha keluar dari apartement tersebut, hal tak terduga terjadi menyebabkan mereka semua habis melawan habis-habisan para anak buah dari Tama dengan Amunisi yang hampir habis dan para tim yang perlahan-lahan mulai berkurang mereka semua harus memutar otak bagaimana caranya keluar dari neraka tersebut.

Film yang menjadi kejutan di Toronto Festival ini banyak mendapatkan respon positif dari berbagai para kritikus perfilman dunia. Sangat menari dengan adegan silat yang bisa menghasilkan darah yang luar biasa, aksi berutal dengan amunisi dan senjata tajam yang luar biasa serta slow motion paling indah di akhir cerita tampaknya itu semua lah yang membuat film The Raid menjadi dipuja-puja oleh banyak orang dan penayangannya perdana hari ini juga menunjukkan ekspetasi masyarakat yang terbayar setelah menonton film ini.

dan untuk sekedar Waiting List, april nanti serbuan darah akan kembali menghajar indonesia lewat Modus Anomali film garapan dari Joko Anwar sang Masterpiece dari Pintu Terlarang.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s