RAGA / JIWA

Mereka membuangku. Semuanya membuangku. Jauh. Hingga kejurang tanpa dasar. Tidak ada rasa sedih, takut ataupun kecewa. Semua sudah diperhitungkan. Dengan seberapa persen mereka akan membenciku, seberapa bertambahnya musuhku.

Hingga akhirnya semua sirna. Yang ada cuman raga tanpa jiwa.
Jiwa dengan emosional merusak segalanya. Merusak apa yang disebut sebagai ‘kekuatan manusia’. Sedih, marah, takut, bahkan sakit menjadi hal yang paling dasar dalam hidup manusia namun bila sisi itu dibuang….
Yang ada hanyalah ‘ketenangan’.

‘ketenangan’ yang katanya sesaat namun sangat mengembirakan. Tanpa beban. Tanpa rasa sekalipun.

Raga ini terus berjalan.

Jiwa ini disembunyikan. Dibuang. Ditelantarkan.

Toh tidak ada yang peduli.

Tidak ada yang bertanya.

Yang dibutuhkan hanya lah eksistensinya saja.

Hadir.

Sudah cukup sebagai pelengkap sisi dimensional kehidupan manusia.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s