REVIEW “GAME OF THRONES” SEASON 1 (2011)

WINTER IS COMING

“Musim dingin akan datang beriringan dengan pecahnya perseteruan antar tujuh kerajaan dalam perebutan tahta kerajaan dan semua akan bermain didalam sebuah permainan tahta“

(Game of Thrones-2011)

 ImageTHRONES

Game of Thrones merupakan sebuah tv series yang diangkat dari karya novel fantasi klasik milik George R.R Martin berjudul “A Song on Ice and Fire”. Novel tersebut diangkat menjadi sebuah TV series oleh Home Box Office (HBO) yang telah terkenal lewat film-film series lainnya, seperti Six Feet Under, Broadwalk Empire, dll.

Game of Thrones menceritakan tentang perebutan tahta oleh tujuh kerajaan di realm mereka. Game of Thrones dimulai dari pemberitaan kematian atas Jon Arryn sebagai tangan kanan Raja yang telah meninggal akibat demam yang tak kunjung sembuh. Kematian Jon Arryn tersebut telah membawa duka bagi Sang Raja ‘Robert Baratheon’ sehingga akhirnya sang raja pergi menuju Winterfall tempat kediaman teman lamanya, yaitu ‘Eddard Stark’. Sebagai ksatria yang sudah memegang sumpah kepada raja untuk seumur hidup maka mau tidak mau Eddark Stark harus menjadi tangan kanan sang raja walaupun disisi lain ‘Catelyn Stark’, istri dari Eddad Star tidak menginginkan hal tersebut.

ImageEddard Stark

Ditengah-tengah permintaan Robert Baratheon kepada Eddard Stark, salah satu anak dari keluarga Stark, yaitu ‘Bran Stark’ tanpa sengaja melihat isti Sang Raja ‘Cersei Lannister’ tengah bercinta dengan saudara kembarnya sendiri ‘Jaime Lannister’. Akibat hal tersebut, Jaime dengan sengaja mencelakai Bran Stark agar dia kehilangan nyawa-nya namun saying usaha hal tersebut gagal karena Bran Stark pada akhirnya tetap hidup walaupun kehilangan kedua kakinya.

Ditengah-tengah hal tersebut jauh dari wilayah Utara dan Selatan dan dibatasi oleh Narrow Sea, ‘Viserys Targaryen’ berencana untuk mengambil tahta kerajaan dari Sang Raja Robert Baratheon dengan cara menikahkan adik perempuan kembarnya ‘Daenerys Targaryen’ kepada ‘Khal Drogo’ dengan pertukaran atas adik perempuannya dengan pasukan milik Khal Drago untuk mengantarkan dia menuju tahta kerajaan.

Ditengah-tengah pergulatan untuk kerjaan yang lebih baik timbullah sebuah percakapan antara pernikahan ‘’ dengan ‘Sansa Stark’ walaupun dari Sansa sendiri sangat menyetujui tentang pernikahan tersebut dan berharap untuk menjadi Ratu kelak nanti.

Image

Joffrey Baratheon

Konflik semakin terjadi ketika ‘Tyrion Lannister’ kedapatan dituduh telah melakukan rencana pembunuhan terhadap Bran Stark dengan ditemukannya belati kepunyaan Tyrion yang menjadi bukti utama dalam percobaan pembunuhan kepada Brian Stark. Lady Stark (Catelyn Stark)-pun berusaha untuk menangkap Tyrion dan membawanya menuju The Vale dimana disana terdapat saudari perempuannya, ‘Lysa Arryn’.

ImageTyrion Lannister

Sementara diwilayah utara dan selatan semakin memanas jauh diseberang lautan sana Daenerys Targaryen telah menjadi seorang Khalessi atau merupakan sebutan ratu pada bangsa Dothraki. Daenerys Targaryen yang didaulat telah mengandung anak laki-laki dari Khal Drago menjadi sebuah sambutan yang sangat besar bagi bangsa Dothraki karena kelak anak didalam kandungan tersebut akan memimpin mereka untuk menguasai tahta.

Berita kehamilan Daenerys Targaryen telah membuat Raja Robert Baratheon ketakutan sehingga memerintahkan untuk membunuh Daenerys Targaryen dan anak didalam cabang bayinya, sayangnya usaha tersebut gagal dan berhasil dihentikan oleh tangan kanan Daenerys Targaryen, yaitu ser ‘Jorah Mormont’ yang sebetulnya telah dikirimi surat telah diberikan pengampunan dan dapat kembali ke ibu kota atas nama Raja Robert Baratheon sayangnya ser Jorah Mormont lebih memilih bersama Daenerys Targaryen dalam perebutan tahta kerajaan. Disaat itu Khal Drago akhirnya bersumpah untuk meremput tahta kerajaan atas nama dewa dan anak dicabang bayi Daenerys Targaryen.

Konflik didalam Game of Thrones semakin bercampur aduk dan menggila ketika kedapatan diketahui oleh Eddard Stark bahwa Joffrey Baratheon bukanlah anak dari Robert Baratheon melainkan anak haram dari Cersei dan Jaime Lannister. Ditengah-tengah itu, Robert Baratheon yang tengah berburu malah mengalami kecelakaan yang membuatnya sekarat dan mau tidak mau harus menyerahkan kekuasaan kepada Joffrey Baratheon yang tidak diketahuinya sebagai anak haram.

Image

Cersei Lanniester

Cersei Lannister kemudian menuduh Eddard Stark sebagai pengkhianat dan memerintahkan prajurit untuk menawannya di penjara bawah tanah dimana sebelumnya Eddard Stark telah dikhianati oleh ‘ ‘Petyr Baelish’ (‘Littlefinger’). Eddard Stark kemudian didakwa atas pengkhianatan kepada kerajaan karena bersekongkol untuk membuat Joffrey Lannister tidak dapat menjadi Raja.

Perangpun pada akhirnya tumpah antara Winterfall dengan Kerajaan yang telah diperintah oleh Joffrey Lannister walau dibayang-bayangi oleh ibunya, Cersei Lannister. Ditengah-tengah perang yang akan berkecamuk itu mereka tidak menyadari bahwa Dothraki tengah bersiap-siap untuk menyebrang lautan dan ikut dalam peperangan dan berusaha merebut tahta.

Perjalanan semakin dipenuhi oleh konflik dengan keputusan Joffrey Lannister yang terburu-buru untuk memenggal kepala Eddard Stark didepan ribuan orang termasuk didepan Sansa Stark, anak perempuan Eddard Stark. Selain itu pula, kematian Khal Drogo telah membuat Daenerys Targaryen memutuskan untuk membakar dirinya bersama dengan Khal Drogo dan ketiga telur naga yang dipunyainya.

Perangpun pada akhirnya pecah. Arya Stark yang sebetulnya tengah berada di Kerajaan berhasil melarikan diri dari serbuan prajurit dan dia pun menjadi salah satu orang paling dicari dikerajaan, sementara Sansa Stark tertahan di kerajaan.

ImageArya Stark

Dibalik semua kisah dibalik layar awal mula pecahnya perang antar kerajaan mereka melupakan bahwa musim dingin yang panjang akan datang dan mereka tidak menyadari bahwa mahluk yang telah 300 tahun menghilang dari peradaban terbangun kembali yang bernama ‘White Walkers’ dan siap untuk menyerbu The Wall yang dihuni oleh para Night Watch. Di The Wall sendiri terdapat anak haram Eddard Stark yaitu Jon Snow yang telah memutuskan untuk bergabung dengan Night Watch dan bersumpah untuk melindungi The Wall atas nama kerajaan.

Jon Snow yang telah mengetahui pecahnya perang tersebut tidak dapat membantu ‘Robb Stark’ yang tengah bersiap berperang untuk membalaskan dendam ayahnya dan merebut tahta kerjaan. Sumpah yang telah diucapkan oleh Jon Snow membuatnya harus tetap di The Wall.

Aliansi-aliansi pun terus bergabung mengikuti peperangan dalam perebutan tahta kerajaan ini dengan mereka masing-masing tidak menyadari akan kebangkitan White Walkers sebagai monster yang paling ditakuti dan kelahiran tiga monster yang telah menghilang dari peradaban, yaitu ‘Dragon ‘(naga) bersama dengan Daenerys Targaryen yang tidak terbakar sama sekali dan malah telah melahirnya tiga naga.

Image

  Daenerys Targaryen with one of three her Dragon

 

Itulah cerita singkat tentang Game of Thrones yang telah dinyatakan sebagai best television series ever berkat kekonsistensiannya dalam menyajikan cerita yang cerdas, cerdik, dan mengejutkan. Banyak hal yang membuat orang-orang jatuh cinta pada tv Series ini disamping pembuatannya yang sangat cermat dan terbilang sangat mahal untuk sebuah tv series ini , Game of Thrones telah hadir sebagai sebuah cerita yang dimana kita tidak bisa memiliki karakter pujaan atau karakter inti yang akan menang kelak dan mendapatkan tahta kerajaan nantinya.

Semua bergulir dengan cepat di Game of Thrones dimana masing-masing setiap season yang berjumlah 10 episode dan saat ini telah menginjak musim keempatnya. Game of Thrones telah menjadi sebuah tv series menyebalkan ketika setiap karakter dengan sembarangnya dibuat tewas seketika dan didaulatlah buat saya sebagai best tv series despressed forever karena penantian sangat panjang setiap tahunnya demi setiap season lanjutannya membuat saya berpikiran setengah mampus bagaimana kelanjutan cerita perebutan tahta kerajaan ini.

Musim pertama Game of Thrones ini telah berhasil dengan sangat sukses membuat pastinya setiap penonton akan menantikan episode demi episode lanjutannya untuk mengetahui bagaimana nasib karakter di dalam Game of Thrones ini.

 

10

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s