REVIEW “THE RETURNED” (2013)

BACK FROM THE DEAD

(They are not zombies!) – The Returned

 

Ketika semua orang berlarian menjerit ketakutan , kemudian terdengar suara senapan yang memuntahkan timah panas dan lalu darah bermuncratan kesana kemari membanjiri jalanan – rumah – kota – dan dunia lalu bangkit seorang hero yang akan menyelamatkan dunia dari serbuan mahluk aneh – mahluk yang asal mulanya manusia namun bangkit dari kematian dan menyerang orang-orang didekatnya karena rasa lapar yang teramat sangat, zombie. Well, untungnya The Returned tidak mengambil sinopsis sederhana maupun basi tersebut. The Returned mengambil tema yang tidak lazim untuk film zombie pada umumnya. Dia bercerita tentang masa setelah ditemukannya obat untuk zombie walaupun tidak untuk menyembuhkannya secara 100%.

The Returned bercerita tentang pasangan bernama Alex dan kate. Kate adalah seorang dokter di sebuah rumah sakit yang merawat pasien-pasien terinfeksi virus zombie sedangkan Alex adalah pemusik dan seorang ‘Returned’. ‘Returned’ adalah sebuah untuk seseorang yang telah terjangkit virus zombie namun berhasil bertahan hidup dengan bantuan sebuah obat yang harus diinjeksikan ke tubuh mereka setiap harinya apabila mereka tidak melakukannya maka mereka akan menjadi zombies dalam waktu 24 jam.

THE RETURNED - CURECure for ‘Returned’

Jangan mengharapkan sebuah cerita yang dipenuhi dengan darah, adu baku tembak dan usaha untuk menyelamatkan diri dari serangan puluhan zombie. The Returned mengambil sisi konsep kemanusian dan sosial. Ibaratnya seorang ‘Returned’ adalah LGTB yang disisihkan atau menjadi kaum minoritas pada kehidupan manusia. The Returned mengambil pola tema seperti itu dengan menceritakan terdapat pro dan kontra terhadap kehadiran ‘Returned’ ini.

Para ‘Returned’ kemudian merasa terancam dengan adanya gerakan ‘anti-Returned’ yang telah menggunakan tindakan ekstrem untuk mencegah adanya kehadiran ‘Returned’ sehingga mereka melacak dan mencari orang-orang berstatus ‘Returned’ untuk dibinasakan. Hal itulah yang membuat nyawa Alex dalam keadaan terancam ditengah-tengah obat untuk para ‘Returned’ telah dinyatakan habis dan tidak dapat dipasok ulang. Bersama dengan Kate, Alex berusaha menyelamatkan hidupnya dari serangan para ‘anti-Returned’ sembari menghitung hari tersisa untuk dirinya.

11-the-returnedAlex (Kris Holden-Ried) and Kate (Emily Hampshire)

Cerita The Returned ibarat bertutur kata dan berdialog dengan emosi masing-masing karakter – terutama karakter Kate yang diperankan oleh Emily Hampshire. Kate yang berusaha untuk tidak menunjukkan emosinya kepada Alex berjuang mati-matian untuk memperjuangkan kehidupan Alex. Inilah poin utama dalam cerita The Returned, bagaimana Kate berusaha untuk menyelamatkan Alex.

Bisa dibilang sebenarnya The Returned adalah cerita cinta klasik tentang perjuangan sepasang kekasih dimana satu kekasihnya sedang dalam keadaan sekarat menanti ajal. Well, The Returned tidak menawarkan hal yang baru tentu saja bila kembali diperhatikan baik-baik. Ibaratnya The Returned adalah gabungan dari semacam A Walk To Remember dengan Night of The Living Dead.

romantic scene The ReturnedTapi kita bisa merasa nyaman dalam menontonnya karena The Returned membaca cerita dengan sangat baik serta alur yang sangat nyaman untuk terus dinikmati. The Returned adalah sebuah film sederhana yang menawarkan kesederhanaan, tidak ada yang berlebihan didalam film ini semua dirasa pas hingga menyentuh ending dan kita berharap agar ending itu di cut dan kita tidak perlu menyaksikan ending The Returned yang begitu sampah dan merusak keseluruhan cerita.

Inilah kesalahan terbesar sang sutradara, Manuel Carballo dengan penulis naskahnya, Hatem Khraiche mereka yang sejak awal hanya membuat film dengan alur ringan mendadak membuat ending yang sangat berantakan dengan menutup kisah The Returned ibarat film basi yang tak berguna untuk ditonton. The Returned menawarkan cerita indah dan sangat sederhana dan seharusnya itulah yang dipertahankan oleh mereka berdua.

Entah mungkin mereka berdua mengalami gegar otak ketika dalam pembuatan ending script tapi tetap film ini cukup pantas ditonton dan akan sangat layak ketika kamu cukup menghentikan adegan film tepat pada saat di menit ke-90 (diingatkan kembali jangan berusaha untuk menontonnya kecuali anda akan bersiap menanggung resiko untuk menyesal teramat sangat!!).

Overall, ini adalah film yang baru untuk film-film bertemakan zombie pada umumnya dan bagi kalian para pecinta film zombie harus menonton film ini.

the returned 3

 

07

Advertisements

One thought on “REVIEW “THE RETURNED” (2013)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s