REVIEW “VAMPIRE ACADEMY” (2014)

TEEN VAMPS.. OR…

(It’s not be a lesbos movie, right?) – Vampire Academy

 

Film Vampire Academy tampil dengan berani memperlihatkan Lissa Dragomir (Lucy Fry) sedang mengecepup tekuk leher Rose Hathaway (Zoey Deutch). well, mungkin tidak mengecup namun mengecup tengkuk leher dengan hati-hati sambil menjilat dan menghisap pelan-pelan melalui taring vampirenya untuk meneguk darah Rose. Another twilight series movie?…. well maybe yes and im afraid it will be. Yang pasti jangan berpikiran kalau Lissa adalah Edward Cullen dan Zoey adalah Bella Swan. It’s not a lesbos parody porn twilight! Im sure about it.

bitchess partiesBitchees vamps parties night

Vampire Academy menceritakan tentang pelarian Lissa dari Vampire Academy dengan ditemani sahabatnya- Rose. Itulah gagasan awal film ini yang ternyata boom! Sama sekali bukan itu. To the point, Lissa dan Rose berhasil dikembalikan ke dalam Vampire Academy oleh Dimitri Belikov (Danila Kozlovsky) yang adalah seorang Guardian.

lesbis in vamps academyLissa Dragomir (Lucy Fry) dan Rose Hathaway (Zoey Deutch)

Didalam Vampire Academy dijelaskan terdapat Moroi, Dhampir, Guardian, dan The Strigoi. Moroi adalah istilah atau sebutan khusus untuk para vampire di Vampire Academy dan para Moroi mempunyai kemampuan mengendalikan empat elemen: air, api, tanah, dan angin bersamanya terdapat Guardian yang merupakan penjaga bagi para Moroi. Sementara itu, terdampat Dhampir yang merupakan setengah vampire dan setengah manusia yang telah ditakditrkan untuk menjadi Guardian. Disisi dunia jahat lainnya, terdapat The Strigoi yang merupakan bad vampire.

Pertama, empat elemen? Really? Its not another ‘The Legend of Aang’, Right?

Kedua, setengah vampire? Setengah manusia? Arrgghh.. its another ‘Blade’ ???

Yah kemudian jangan lupakan didalam Vampire Academy terdapat pihak-pihak pengontrol Academy tersebut dimana pengontrol-nya adalah moroi-moroi yang mempunyai garis darah keturunan dan Lissa merupakan keturunan dari garis terakhir Dragomir. Lissa sendiri ternyata memiliki bound dengan Rose dimana Rose terkadang menyatu dengan Lissa dan merasakan apa yang dirasakan oleh Lissa dan seringkali melakukan hal tertentu yang sama dengan Lissa. Well, it’s the problem than, Lissa juga memiliki kemampuan khusus dimana dia bisa melakukan compel terhadap seseorang serta menyembuhkan bahkan melakukan resurrection.

Oke, belum saatnya kita Boring teman-teman.

Masalah-pun muncul. Another, teens drama queen, Lissa mendapatkan bullying dari teman-temannya sesama Moroi dan kemudian jatuh hati kepada seorang laki-laki berdarah The Strigoi yang belum aktif, yaitu Christian Ozera (Dominic Sherwood). Yah, kemudian cerita Vampire Academy berjalan menuju cerita cinta remaja yang membosankan jatuh bangun cinta – kecupan yang disengaja – making out yang tidak sengaja (atau disengaja) – ciuman yang menggairahkan – dan another bullshit drama queen ada disini.

bitchees slap togetherreally? to drama queen!

Well, cukup skeptis bukan sama film Vampire Academy ini. sejujurnya, film ini memang pada akhirnya dikhususkan untuk remaja-remaja selfie yang mencintai film sekelas – twilight- namun jangan lupakan didalam film ini terdapat beberapa aksi yang cukup lumayan standar mendebarkan dada selama sedetik serta komedi yang cukup berkerja dengan sangat baik membuat kita tertawa. Satu point yang sangat berarti bagi Vampire Academy dengan keseluruhan kekacauan yang dibuatnya.

burnboring action

Selanjutnya, bagaimana dengan twist di endingnya?. Well, itu sama sekali tidak bekerja. Menghadirkan kejutan basi yang usang dan bahkan kita semua akan mengakhiri film tersebut dengan sebuah kata ‘ooh..’ yang sangat pelan lalu beranjak dari kursi dan pergi tanpa menyisakan kenangan sedikitp-pun tentang Vampire Academy.

 

Pada akhirnya, Vampire Academy adalah sebuah franchise film yang sebenarnya tidak murahan namun dengan cerita standar dengan akhir cerita yang ala kadarnya.

bitch fightbye bye vampire academy…

 

05

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s