REVIEW “THE AMAZING SPIDERMAN 2” (2014)

NOT EVERYONE HAS A HAPPY ENDING
(You wanted to be the hero. And now you gotta pay the price!) – The Amazing Spiderman 2

“Seorang anak muda yang pada awalnya biasa saja mendadak berubah menjadi luar biasa akibat gigitan seekor laba-laba. Membuatnya dapat mengeluarkan jaring laba-laba, memiliki kecepatan yang tinggi, kekuatan, serta daya sembuh yang sangat cepat. Lalu anak itu yang kita kenal sebagai Peter Parker mengubah dirinya menjadi Spiderman. Berayun-ayun di kota New York dengan kostum berwarna merah birunya siap menghadang para penjahat yang akan menghancurkan kota”.

cinemablencbest costum spidey! (source: cinemablenc)

Banyak para haters di film pertamanya dan membuat spekulasi akan ketidakyakinan fans terhadap film The Amazing Spiderman ini apalagi dengan telah diyakinkannya akan ada empat film The Amazing Spiderman. Semua takut akan dibawa kemana si Spidey ini dengan seluruh kritik yang ada di film pertamanya, tapi sayang mungkin semua itu akan terpatahkan lewat film keduanya dimana kita pada akhirnya mengembalikan Spidey keatas kembali, meletakkannya kembali ditempat yang benar sesuai dengan kebenarannya yang ada : based on comic!.

Film pertamanya menuai kritik karena beberapa hal, dan salah satunya adalah too much drama di dalam film The Amazing Spiderman namun sebenarnya itulah yang dibutuhkan dalam pengembangan cerita The Amazing Spiderman ini karena bagaimana awal mula kalinya Peter Parker (diperankan oleh Andrew Garfield) menjadi spiderman dan lalu jatuh cinta kepada seorang wanita untuk pertama kalinya, yaitu Gwen Stacy (diperankan oleh Emma Stone). Karakter dan cerita dibangun di film pertamanya antara kegelisahan Peter yang menjadi Spiderman dan Gwen sebagai wanita yang dicintainya dan tidak ingin berada didekatnya khawatir akan keselamatannya.

Well, inilah yang dimulai pada permulaan di film kedua The Amazing Spiderman ini bagaimana pada akhirnya Peter putus dengan Gwen walaupun mereka masing-masing masih mencintai satu sama lain. Gwen yang fokus terhadap magangnya diperusahaan Oscorp sedangkan Peter yang tetap menjadi Spidey dan berusaha mencari tahu akan kebenaran tentang ayahnya tidak membuat film keduanya menjadi sangat drama seperti di film pertamanya tapi menjadi lebih keras dan lebih banyak kehancuran di kota New York akibat ulah Electro (diperankan oleh Jamie Foxx).

nocookie.netSpiderman vs Electo(Source: nocookie.net)

Tentu menjadi sebuah pertanyaan sendiri sebenarnya bagaimana Peter Parker bisa menjadi spiderman kalau kita hanya menonton trilogi spiderman milik Sam Raimi, banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang muncul seperti :

Siapakah ayah Peter Parker?, bagaimana bisa Peter Parker menjadi Spiderman?, bagaimana Spiderman mengeluarkan jaring laba-labanya dikostum ketatnya? (terjawab di film pertamanya), apakah perusahaan Oscorp itu?, dsb.

Itu pada akhirnya terjawab lewat film kedua di The Amazing Spiderman ini. tentu ini menjadi kesenangan dan kepuasan tersendiri bagi para fansnya yang sangat rindu komiknya walau dengan sangat berat hati sudah mengetahui bagaimana nasib Gwen Stacy nantinya walaupun sepanjang masa produksi film kedua ini terdapat banyak rumor yang berusaha menangkap apa yang akan dialami oleh Gwen Stacy di film kedua ini dan akhirnya terjawab sudah di filmnya dan pastinya merupakan pukulan berat bagi para fans komik ini dan fans Gwen Stacy atau Emma Stone.

nocookie.net 2Gwen Stacy (source: nocookie.net)

Inilah pukulan terberat yang harus dialami oleh Peter Parker dengan kehilangan Gwen Stacy membuat seakan-akan dunia nya telah terbagi dua dan membuat semua superheroes lain menjadi kacangan karena tidak pernah kehilangan orang yang dicintainya dan Spiderman kehilangan seseorang yang sangat berarti baginya. Orang yang membuat dia bisa bangkit dan memberikan harapan kepada orang banyak.

Inilah yang sangat menyenangkan dari karakter Spiderman dibandingkan dengan karakter superheroes MARVEL lainnya. Spiderman adalah seoarang pahlawan tanpa pamrih yang masih merupakan manusia yang dapat kehilangan seseorang, pertama pamannya Ben dan kemudian wanita yang dicintainya yaitu Gwen Stacy. Spiderman membuat kita sadar bahwa superheroes sekalipun bisa kehilangan seseorang tidak peduli seberapa besar kekuatan yang dia punya untuk melindungi orang tersebut.

thehothitsPeter Parker (Source: thehothits)

The Amazing Spiderman jelas bukan cerita yang kacangan dan jelas mungkin menjadi film pertama superheroes MARVEL yang dewasa dalam penceritaan dan berani memukul dinding cerita superheroes yang selalu berakhir happy ending lalu berciuman dengan kekasih wanitanya diatas sebuah tower gedung yang tinggi ditengah-tengah porak poranda kota yang besar.

The Amazing Spiderman ini diakhiri dengan terjatuhnya Gwen Stacy akibat Goblin / Harry Osborn (yang diperankan oleh Dane Dehaan) walaupun sudah berusaha dengan sangat keras menyelamatkan Gwen namun pada akhirnya Gwen wafat dipelukan Peter Parker dan pada akhirnya membuat Peter Parker jatuh ke lubang yang paling dalam hidupnya dengan meniadakan kehadiran Spiderman pada hidupnya.

ACESHOWBIZHarry Osborn or Goblin (Source: ACESHOWBIZ)

Tentu saja ‘hope’ adalah kata yang dibutuhkan untuk Spiderman bangkit dari masa kuburnya. Menjadi seorang anak nerd yang sayang kepada keluarganya namun memiliki jiwa keberanian dan kepedulian yang sangat tinggi. Gwen Stacy bilang bahwa terdapat sebuah jalan dimana harapan sangat dibutuhkan dan tidak peduli seberapa jauh kita jatuh dalam kegagalan kita harus tetap hidup dan membiarkan kegagalan itu menjadi bagian dalam hidup kita karena itulah cara kita hidup. Itu merupakan satu-satunya hal tersentuh yang pernah ada disebuah cerita superheroes dan membuat Spiderman menjadi seorang superheroes nomor satu yang pernah ada.

Walaupun tidak dipungkiri masih terdapat beberapa kelemahan dalam film kedua di The Amazing Spiderman ini terlepas dari pujian-pujian sebelumnya yang telah diutarakan. The Amazing Spiderman 2 ini memunculkan tiga musuh, yaitu Electro/Max Dillon, Goblin/Harry Osborn, dan Rhino (diperankan oleh Paul Giamatti).

Sempat digembar gemborkan betapa besarnya perjuangan Spiderman melawan ketiga musuh ini yang ternyata hanya sebuah kebohongan belaka (bisa dikatakan demikian). Porsi Rhino sangatlah kecil dan bahkan terlintas sangat tidak berarti didalam film ini begitu pula karakter Harry Osborn yang tidak sangat dalam dan malah melupakan bagaimana kualitas persahabatan antara Peter Parker dengan Harry Osborn yang sebenarnya sangat besar.

thehothits 2Max Dillon or Electro (Source: thehothits)

Tentu mungkin mengingat film pertamanya yang telah membuat film keduanya menjadi sangat besar ini membuat kita harus mengucapkan kata ‘SABAR’ akan The Amazing Spiderman ini karena masih akan ada duat film selanjutnya yang masih merupakan misteri dengan banyak spekulasi akan cerita di film ketiga dan keempatnya. Menonton film The Amazing Spiderman ini membutuhkan sebuah pengorbanan kesabaran dan semoga pengorbanan tersebut akan sangat dibayar sepadan.

Film kedua The Amazing Spiderman ini merupakan film spiderman pertama yang di filmkan hampir diseluruhnya di New York dan merupakan produksi film terbesar pertama yang pernah ada di New York tentu sudah pasti terlihat seberapa besar obsesi SONY untuk mewujudkan film kedua The Amazing Spiderman ini.

Screencrush.comPoster ‘The Amazing Spiderman 2’(Source: Screencrush.com)

Jangan lupakan bonus penampakan yang kemungkinan besar akan menjadi musuh di The Amazing Spiderman ketiga, yaitu Vulture dan Doctor Octupus mengingat bentuk pakaian mereka ada di ruangan Oscorp dan yang pasti tidak mungkin SONY sengaja menaruh kedua kostum besar tersebut tanpa suatu sebab alasan yang tidak pasti. Jangan lupakan akan kehadiran Goblin di film ketiganya! (akan sangat disayangkan bila tidak ada). Kita hanya bisa berharap nanti di film ketiga The Amazing Spiderman ini bagaimana Spidey bila benar nantinya akan melawan ketiga musuh tersebut dan yang pastinya harus berusaha menyelamatkan Mary Jane atau MJ.

kemudian jangan lupakan keputusan terbesar dan terbaik dari Marc Webb yang meniadakan atau memotong adegan kehadiran Marry Jane yang diperankan oleh Shailene Woodley karena pertimbangan terlalu banyaknya karakter dan akan kehilangan fokus cerita antara Peter Parker dengan Gwen Stacy karena ini adalah miliknya Gwen Stacy dan tidak boleh seorang pun menghalangi hal tersebut bahkan dengan kehadiran MJ sekalipun.

ACESHOWBIZbest kiss ever between Peter and Gwen (Source: ACESHOWBIZ)

Serta jangan beranjak dari kursi anda karena ada dua kejutan di dalam film The Amazing Spiderman ini, yaitu dengan petunjuk akan kehadirannya Sinister Six (terlihat dalam cuplikan post credit scene yang berisi adegan kilatan-kilatan lampu hijau yang membentuk senjata yang menjadi ciri khas musuh terbesar spiderman, yaitu Sinister Six) serta after credit scene berisi cuplikan film X-Men.

Mungkin akan menjadi kegilaan yang sangat besar bila benar nantinya akan ada film Sinister Six sendiri atau rumor yang mengatakan bahwa Spiderman akan melawan Sinister Six, dan mengingat di komik Ultimate Universe-nya bagaimana Spiderman kehilangan nyawanya diserang oleh Sinister Six. Well, we never know what’s going on than.

Film kedua The Amazing Spiderman ini merupakan sebuah penghormatan besar terhadap komik aslinya dan membuat kita sangat ingin menantikan bagaimana nasib selanjutnya Spidey.

Atau mungkinkah dia akan bergabung dengan para The Avangers? Well… I hope so,.

digitaltrends

What’s next for you Parker? (Source: digitaltrends)

 

08

Advertisements

2 thoughts on “REVIEW “THE AMAZING SPIDERMAN 2” (2014)

  1. reviewnya bagus, karena memang itu jiwa film tersebut.
    penonton akan kelelahan bila spiderman yang ada seorang mahluk yang menanyakan moralitas dirinya dan galau.
    spiderman itu superhero seperti permen yang manis dan menggemaskan

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s