REVIEW “GODZILLA” (2014)

YOU HAVE NO IDEA WHAT’S COMING!

 

beyondhollywoodSource: beyondhollywood

 

Beberapa cuplikan tentang ledakan bom nuklir menjadi pembuka film GODZILLA (2014) ini yang diikuti dengan berbagai rentetan kejadian-kejadian klise tentang proyek-proyek yang disembunyikan serta misteri-misteri tentang keberadaan seekor monster yang terlihat dilautan pasifik.

Dr. Ichiro Serizawa (Ken Watanabe) berjalan didalam sebuah gua didaerah philipina yang gelap serta lembab dan kemudian dinyalakanlah rentetan lampu yang menyinari tulang belulang yang membentuk sebuah kerangka yang sangat besar. Serizawa yang begitu terpukau berjalan menyusuri goa tersebut dan menemukan sebuah sisa organ tubuh si monster yang masih hidup. Berbentuk bola yang seakan-akan seperti Rahim, Keloid.

Dr.SerizawaDr.Serizawa (Ken Watanabe). Source: IMDB.com

Sementara itu di Jepang, Joe Brody (Bryan Cranston) mengalami masalah yang janggal dengan kehadiran gempa bersifat anomali. Joe yang merasa janggal tersebut kemudian secara terburu-buru menuju kantor pusat listrik di Jepang tempatnya bekerja. Sementara Joe sibuk melihat skema gempa yang anomalI tersebut istrinya, Sandra Brody (Juliette Binoche) meng-check sebuah ruangan penyimpanan barang kimia. Tiba-tiba timbul gempa besar yang menyebabkan kebocoran di ruang penyimpanan, Sandra yang berlarian menghindari gas beracun pun tidak dapat menyelamatkan dirinya.

15 tahun kemudian….

Satu kota di Jepang tersebut menjadi sebuah kota yang dikarantina karena diidentifikasikan udara di kota tersebut tercemar akibat kebocoran gas kimia tersebut.

Ford Brody (Aaron Taylor-Johnson) adalah anak dari keluarga Brody yang telah memiliki istri, Elle Brody (Elisabeth Olsen) dan seorang anak laki-laki Sam Brody (Carson Bolde). Kepulangannya kembali ke tanah air setelah bertugas selama 14 bulan menjadi penjinak bom ternyata tidaklah membuatnya menjadi bahagia. Permasalahan terjadi, di Jepang sana Joe, ayah Ford yang masih belum bisa melupakan kejadian 15 tahun lalu masih berusaha untuk mengungkap tabir misteri apa yang telah terjadi di kota tersebut karena dia percaya hal tersebut bukan disebabkan oleh kejadian alam semata.

Ford BrodyFord Brody (Aaron Taylor-Johnson). Source: IMDB.com

Godzilla (2014) bukanlah remake dari film Godzilla pada tahun 1998 tapi mengambil cerita original dari Gojira a.k.a Godzilla (1954) yang dibuat oleh jepang. Sehingga cerita dalam film ini benar-benar memulai bagaimana adanya Godzilla dan apa yang akan dilakukan oleh Godzilla ini. Dengan pada zaman sekarang yang sudah memiliki visual canggih dengan efek green screen yang terlihat sangat nyata. Godzilla (2014) tentu sangat menggambarkan betapa destruktifnya kota-kota yang akan hancur nantinya, yaitu di kepulauan hawai dan paling besar di kota San Fransisco. Istimewanya lagi, film ini dirilis pada tahun 2014 bertepatan dengan ulang tahun ke 60 nya Godzilla.

Ada banyak spekulasi tentang seberapa besar monster, Godzilla yang akan ditampilkan di film yang dirilis pada tahun 2014 ini. Dengan poster yang hanya menampilkan bagian ekornya saja sudah sangat membuat kita penasaran. Munculnya trailer dan teaser yang memperlihatkan sosok Godzilla ini kemudian sempat menjadi pembicaraan yang hangat karena di teaser maupun trailer memperlihatkan bentuk-bentuk tubuh Godzilla yang berbeda sehingga ada spekulasi kembali: “apakah akan ditampilkan lebih dari satu Godzilla?”.

 Godzilla-Movies.com

Source: Godzilla-Movies.com

 

SPOILERS ALERT !!!!

 

Inilah kebaruan yang ditawarkan dari Godzilla (2014) ini. Ketika Godzilla dianggap sangat menyeramkan dan akan menghancurkan kota namun ternyata Godzilla di film ini mempunyai tugas, yaitu sebagai penyeimbang alam. Terdapat perbincangan menarik antara Serizawa dengan Dr. Vivienne Graham (Sally Hawkins) yaitu tentang asal nama Godzilla, diambil dari kata ‘GOD’ yang berarti ‘Tuhan’ atau ‘dewa’ dan telah berdiam diri lebih lama dari apapun yang pernah menghinggapi bumi sebelumnya.

Dr. GrahamDr. Graham (Sally Hawkins). Source: IMDB.com

Ketika Serizawa dan Graham berpikir bahwa monster yang mereka sedang berikan makanan berupa tenaga nuklir tersebut adalah Gojira a.k.a Godzilla namun kenyataannya mereka telah membangunkan suatu spesies baru yang bernama MUTO yang dapat menyerang lawannya dengan sinar EMP dan dapat mematikan listrik dalam jarak tertentu. Kelahiran satu MUTO ini tentu menjadi permasalahan yang sangat tidak diinginkan dari Serizawa dan Graham. Serizawa yang khawatir bumi akan kembali ke zaman batu pun meminta pertolongan kepada Joe Brody. Namun, sangat tidak disangka, Joe Brody tewas akibat kerusan yang disebabkan oleh kelahiran MUTO sehingga yang tersisa adalah anaknya, Ford Brody.

Ford yang tidak tahu menahu tentang penelitian ayahnya kemudian hanya memberitahukan bahwa ayahnya menemukan sebuah sinyal suara sehingga itu yang memancing rasa penasaran ayahnya akan misteri gempa di kotanya terdahulu. Ditengah-tengah kegemparan MUTO, serizawa kemudian sangat terkejut dengan kehadiran seekor monster raksasa di lautan dan bergerak sangat cepat menuju arah yang sama dengan MUTO. Serizawa yang berdiam diri diatas sebuah kapal yang terombang-ambing akibat monster tersebut kemudian melihat sangat jelas bahwa monster yang muncul secara tiba-tiba tersebut adalah GODZILLA.

Elle BrodyElle Brody (Elizabeth Olsen). Source: IMDB.com

Ditengah-tengah kegemparan kemunculan MUTO dan Godzilla, tersiar kabar adanya gempa anomali kembali didaerah tempat penampungan limbah nuklir, USA. Serizawa yang mendengar kabar tersebut kemudian teringat akan Keloid yang berada di Filiphina yang sudah dipastikan telah non-aktif tersebut ternyata telah aktif kembali akibat kelahiran MUTO di Jepang. Keloid yang sudah dipastikan non-aktif tersebut kemudian dibawa oleh pasukan USA dan disimpan didalam tempat pembuangan nuklir tersebut. MUTO kedua pun lahir dan sama-sama berjalan menuju satu tempat, yaitu San Fransisco. Kedua MUTO yang disinyalir adalah MUTO jantan dan MUTO betina tersebut hendak akan kawin laluGodzilla berusaha mencegah hal tersebut untuk menyeimbangkan alam di Bumi.

 comicbooksnewsSource: comicbooksnews

  • PREDICT and OPINION!!

Sebenarnya tidak ada yang istimewa didalam film ini, kecuali tentang kehadiran MUTO yang jelas sangat baru dan tidak ada sebelumnya di film-film Godzilla terdahulu. Namun yang jadi istimewanya, Godzilla (2014) ini sangat menyentuh dengan suasana pale dan darkness-nya seakan membuat kita harus bersiap kembali ke dark ages.

Juga jangan lupakan ketegangan dan alur nya sangat berjalan dengan baik. Film ini sangat sabar dalam memunculkan monsternya, terutama bentuk dari Godzilla nya saja. Hanya menunjukkan bayangan dari dalam air, lekukan sirip yang memanjang lebih dari panjang dua kapal yang berjejer, serta kaki Godzilla yang diambil secara extreme close up membuat saya sangat menahan napas sebesar apa bentuk Godzilla ini. Hingga akhirnya, auman khas Godzilla itu terdengar dan dia menunjukkan sosok seutuhnya yang membuat saya pusing tujuh keliling bagaimana bila monster ini benar-benar ada dan bukan hanya fiktif semata.

Kejutan terbesar di film yang sepanjang 120 menit lebih ini ada ketika ekor Godzilla menyala terang biru di ikuti sirip-siripnya dan foila! Sebuah sinar plasma elektro berwarna biru memancarkan dari mulutnya diikuti aumannya yang sekali lagi-membuat-saya-pusing-tujuh-keliling. Shock dengan itu saya hampir tidak bisa bernapas melihat sinar kebiru-biruan tersebut.

Disutradarai oleh Gareth Edwards dan dibintangi oleh artis-artis terkenal membuat film ini menjadi sangat luar biasa dan bahkan bisa-bisa kita ikut mengaum sekeluarnya dari bioskop. Tapi sayang, tidak mungkin suatu film akan sangat sempurna. Penampilan Aaron Taylor-Johnson sebagai Ford Brody sangat tidak baik, aktingnya terkesan kaku dan bahkan malah memiliki kesan menjenuhkan mengingat peran Ford Brody ini ingin diambil oleh segelintir artis Hollywood, yaitu Joseph Gordon-Levitt, Henry Cavil, Scoot Mcnairy, dan Caleb Landry Jones. Bintang pada film ini adalah Ken Watanabe yang memerankan sangat sempurna Dr. Serizawa sehingga bintang lainnya bahkan termasuk Elizabeth Olsen terlihat kacangan.

Bersiap-siaplah mendengar auman yang telah lama tidak kita dengar dan siapkan mental jantung kalian untuk melihat secara nyata wajah si Godzilla yang membuat saya mengangga bengong di dalam bioskop.

 GodzillaGojira a.k.a Godzilla. Source: IMDB.com

08

 

Advertisements

2 thoughts on “REVIEW “GODZILLA” (2014)

  1. Review yang sangat bagus! Saya baru saja menonoton film di bioskop dua hari yang lalu. Wew, suara Gojira-nya itu bikin saya sempat tutup kuping sewaktu menonton 😀
    Saya setuju dengan anda soal Ken Watanabe. Ia memerankan seorang Dr. Serizawa dengan sangat baik.
    Saya suka sekali scene ketika Gojira menyemburkan “api biru” ke dalam mulut Muto.
    Wew, menakjubkan. Film ini benar-benar reccomended to watch deh pokoknya 😀

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s