REVIEW “MALEFICENT’ (2014)

DID YOU KNOW –WELL ABOUT THE STORY?

 

sleeping beauty

source: imdb.com

Siapa yang tidak kenal dengan tokoh jahat yang sering didongengkan, yaitu ‘’. Maleficent adalah peri kegelapan yang telah kita ketahui ceritanya mengutuk Princess Aurora dimana ketika usianya menginjak berusia enam belas tahun dia akan menyentuh jarum pintal pembuat kain dan akhirnya mati namun berkat bantuan salah seorang peri kutukan tersebut diubah sehingga Princess Aurora hanya tertidur hingga menunggu true kiss yang dapat membangunkannya.

Maleficent selalu digambarkan sebagai tokoh antagonis bersosok wanita berbadan menjulang tinggi serta angkuh dan sombong danselalu berusaha untuk menghancurkan hidup Princess Aurora sementara Prince Philip adalah true kiss dari Aurora dan kelak mereka akan hidup bersama-sama and happy ending forever for their life. It’s a love story with happy ending and the villain always die.

Menariknya, itu tidak diceritakan didalam versi layar lebarnya ‘Maleficent’ (2014). Film Maleficent sangat berbeda dengan legenda-legenda yang sudah sering kita dengar, menariknya didalam film ini mengambil dari sosok villain, yaitu Maleficent.

MaleficientMaleficent (diperankan oleh Angelina Jolie) source: imdb.com

 

Maleficent diceritakan sebagai sosok peri yang menjaga sebuah enchanted forest yang dipenuhi dengan mahluk ajaib, mulai dari peri, a walking tree, dan aneka hewan magis lainnya. Hingga suatu hari, dia bertemu dengan manusia yang berasal dari negeri seberang enchanted forest. Stevan, namanya. Ia diketahui mencuri oleh salah satu mahluk disana namun Maleficent akhirnya berusaha meminta Stevan untuk mengembalikan barang yang dia curi. Mau tidak mau akhirnya Stevan pun mengembalikan barang yang dicurinya tersebut.

Itulah awal kali Maleficent dan Stevan bertemua, seperti cerita dongeng indah lainnya mereka berdua diam-diam selalu bertemu diantara perbatasan enchanted forest dan dunia manusia sehingga lambat laun mereka pun saling jatuh cinta sehingga suatu ketika Stevan mengungkap perasaannya kepada Maleficent.

Tidak semua cerita berakhir dengen indah, termasuk pula cerita cinta Maleficent. Stevan hanyalah seorang manusia yang suatu saat bisa egois, rakus, dan bisa melakukan apapun demi ambisinya. Demi menjadi seorang raja, Stevan akhirnya bertekad untuk membunuh Maleficent.

Maleficent yang senang kembali dengan kehadiran Stevan pun larut tentang cerita-cerita Steven hingga tanpa sadar tertidur. Ketika Stevan hendak membunuh Maleficent ia tidak sanggup melakukannya hingga akhirnya memutuskan untuk memotong sayap Maleficent. Itulah awal pertikaian antara Maleficent dengan dunia manusia….

 

Ini bukanlah sebuah klasik Disney yang anda suka. Tapi didalam film ini pun tidak kelam dan dramatis menghadirkan Maleficent yang penuh dendam berusaha menghancurkan King Stevan dengan mengutuk anak-nya Aurora.

Maleficent yang dipenuhi dendam mendengar kabar bahwa King Stevan mempunyai seorang anak maka dengan bantuan gagak yang dijadikannya manusia, Diuval mereka berangkat kesana, disanalah dia mengutuk Aurora yang baru lahir “Before the sun sets on her sixteenth birthday, she will fall into a sleep like death!, dan hanya true kiss lah yang dapat membangunkannya. Tidak seperti dongengnya Maleficent memberikan kesempatan tersebut kepada Aurora karena percaya bahwa true kiss itu tidaklah pernah ada.

giving a curseMaleficent memberikan kutukan (Source: imdb.com)

King Stevan yang tak kuasa amarahnya menyuruh ketiga peri menyembunyikan Aurora sementara dia berusaha untuk menghancurkan Maleficent. Ketiga peri yang bodoh ini diketahui persembunyiannya oleh Diuval, sementara Maleficent asik memperhatikan perkembangan Aurora selama 16 tahun, King Stevan larut dalam usahanya untuk menghancurkan Maleficent sehingga lambat laun tanpa di sadar dia telah menjadi Mad King.

King StevenKing Stevan (diperankan oleh Sharlto Copley) Source: imdb.com

True kiss adalah salah satu legenda yang selalu muncul disetiap cerita Disney, dimulai dari Snow White hingga Princess Auorora dan Elsa di Frozen (tindakan cinta sejati-). Kenapa harus selalu true kiss? Ini bisa dibilang adalah representasi cinta sejati antara dua sejoli yang diikatkan dengan ciuman sehingga sihir sebesar apapun tidak dapat mengalahkan ciuman sejati tersebut.

Entah kesengajaan atau ketidaksengajaan jalan cerita, ending didalam film Maleficent sama dengan Frozen, bahwa a true kiss tidak lah harus cinta sesungguhnya tapi cinta sejati yang memang tumbuh karena kasih sayang dan telah lama bersemayam di hati.

Ini adalah pembahasan menarik dimana cerita-cerita Disney sebelumnya adalah kisah tentang putri dan pangeran yang hanya baru bertemu satu atau dua kali dan langsung jatuh cinta serta mendapatkan ciuman sejati. Apakah ini usaha Disney untuk mendobrak cerita-cerita dia sebelumnya untuk kearah yang lebih logical akan makna ‘ciuman sejati’ tersebut? Entah benar atau tidak tapi ini adalah usaha yang bijak dari penceritaan sehingga terkesan logis dan manis untuk setiap momentnya.

 

Film Maleficent menjadi sangat menarik karena malah mengangkat kedekatan hubungan Maleficent si tokoh utama dengan Princess Aurora yang dikutuktnya. Film ini dari awal hingga akhir memulai-nya dengan cantik dan meningkat intense-nya setiap menit bergulir dan selalu membuat setidaknya penasaran atau terkaget sekejab namun setiap formulanya sangat baik.

Princess AuroraPrincess Aurora (diperankan oleh Elle Fanning) Source: imdb.com

Masalah utamanya adalah film ini dikatikan-kaitkan dengan Frozen dimana kedua film ini memiliki ending serupa dan berhubunga Frozen film yang pertama kali tayang maka jelas Maleficent didapuk menjiplak ide cerita Frozen. Buat saya, ini adalah sebuah kesalahan besar karena bila mengingat cerita-cerita Disney sebelumnya pun selalu hampir serupa. Yang jelas, film ini patut untuk ditonton buat kalian yang ingin sebuah cerita berbeda. Mungkin baik Frozen maupun Maleficent adalah sebuah cerita Grimm yang lebih disederhanakan dan dibuat manis serta logis.

Sementara itu dari jajaran pemain pun film ini sangat luar biasa. Maleficent yang diperankan oleh Angelina Jolie sangat berkarakter dan mampu mengelurkan sisi baik dan jahat dari si Villaian ini sementara itu Elle Fanning sebagai Princess Aurora juga menampilkan kepiawaian seorang putri yang sangat baik dan rendah hati. Elle Fanning pelan-pelan mulai dewasa dan menampilkan kepiawaiannya dalam berakting. Salah satu tokoh yang menarik perhatian juga adalah Diuval yang diperankan oleh Sam Riley. Ingat dengan On The Road? Ya, dia bermain disini dengan karakter yang sangat berbeda.

diuvaldiuval (diperankan oleh Sam Riley) Source: imdb.com

Nikmati popcorn dan filmnya. Selamat Menonton!

 

07

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s