REVIEW ‘GUARDIANS OF THE GALAXY’ (2014)

Guardians of the Galaxy (Source: imdb.com)

Guardians of the Galaxy (Source: imdb.com)

Sebuah film persembahan dari studio terbesar, Marvel yang telah membawa global blockbuster franchise seperti Iron Man, Thor, Captain America hingga The Avengers kembali menghadirkan sebuah petualangan terbaru berlatar di luar angkasa dengan mengambil cinematic Marvel universe , Guardians of the Galaxy.

Guardias of the Galaxy bercerita tentang Peter Quill (diperankan oleh Chris Pratt) yang dikala kecil diculik oleh mahluk asing dan terpaksa menjelajah luar angkasa dan menyebut dirinya sebagai – Star Lord. Quill yang merupakan seorang Ravagers bertugas untuk mencuri sebuah bola unik yang langka namun bola yang awal mulanya dianggap sebuah benda tua dan langka tersebut malah membawanya kepada sebuah perjalanan heroic bersama Gamora (diperankan oleh Zoel Saldana), Drax (diperankan oleh Dave Bautista), Rocket (pengisi suara Bradley Cooper), dan Groot (pengisi suara Vin Diesel) dalam usahanya mengalahkan Ronan (diperankan oleh Lee Pace).

Guardians of the Galaxy sebetulnya sama dengan kisah-kisah sederhana superheroes lainnya yang dipenuhi bumbu cerita sederhana, aksi dengan ditambah sejumlah lelucon konyol yang membuat tertawa atau tersenyum kecil sembari menikmatinya dilayar besar theater bioskop tetapi untuk film terbaru Marvel ini tampaknya bisa dibilang hampir menyaingi kekuatan The Avengers arahan Joss Whedon. Film ini memiliki cerita sederhana namun kekuatan terbesarnya terletak dari dialog bahkan hingga pemilihan soundtrack yang menjadi kekuatan terbesar film ini.

Komedinya terletak dari kekuatan Chris Pratt memerankan Quill yang mempunyai sikap arogan, sombong, congkak dan aktualisasi diri yang tinggi. Quill yang selalu membawa Walkman (masa itu lebih dikenal sebagai Soundabout) dengan lagu yang diberi judul Awesome Mix Vol.1 mampu mengisi keseluruhan film dengan sangat sempurna ditambah iringan lagu Hooked On A Feeling by Blue Swede lengkap perut semakin terkocok akibat gelak tawa akibat ulah para Guardians of the Galaxy ini yang merupakan penjahat kriminal tinggi.

Groot (Source: imdb.com)

Groot (Source: imdb.com)

Jangan lupakan kata-kata singkat yang hanya mampu dikeluarkan oleh Groot, yaitu ‘I am Groot’ sepanjang film telah berhasil membuat tawa meledak bahkan Vin Diesel selaku pengisi suaranya telah melakukan rekaman kata-kata tersebut sebanyak lebih dari 1000 kali untuk kebutuhan film dan tampaknya ketika groot mengeluarkan kata ‘We Are Groot’ kita telah terdiam dan kembali tertawa akibat ulah alien aneh ini.

Salah satu adegan terbaik yang ada adalah ketika Nebula tengah berbicara dan hendak menyerang Gamora tanpa sempat melakukan apapun Drex langsung menembak Nebula hingga terpental sangat mengingatkan kejayaan tawa yang meledak ketika adegan Hulk mengayunkan tubuh Loki tepat ketika Loki menyatakan dirinya tidak ada yang dapat mengalahkannya. They did it beautifully!.

Setelah menceritakan komedi-komedi dahsyatnya kita akanmembicarakan efek film ini yang tampaknya tidak perlu berpanjang lebar mengingat kesejarahan film-film lampau Marvel lainnya kita cukup menonton dengan nikmat sembari menguyah popocorn dan meneguk cola.

Membicarakan alur ceritanya nyatanya semua karakter di Guardians of the Galaxy memilki pengalaman hampir mendekati kematian, (1) Drax yang tenggelam akibat Ronan diselamatkan oleh Groot, (2) Gamora hampir mendekati kematian ketika membeku di luar angkasa namun diselamatkan oleh Quill namun saat itu Quill juga mendekati ajalnya sebelum ditolong oleh Ravagers, (3) Groot meledak namun berhasil tumbuh kembali, (4) Quill, Gamora, Drax, dan Rocket hampir mati akibat menahan kekuatan batu abadi.

Guardians of the Galaxy sendiri mempunyai cerita panjang dalam proses pembuatannya dimana tokoh utamanya, Pratt diharuskan menurunkan berat badan 50 pounds dan apabila tidak mampu dapat meninggalkan perannya bahkan James Gunn selaku sutradara memberikan lelucon bahwa dia akan terpaksa harus menggunakan efek diperut Pratt ketika adegan shirtless namun nyatanya dalam waktu enam bulan dia berhasil menurunkan sebanyak 60 pounds dan membuat tubuhnya menjadi six packs.

Hal-hal lainnya yang unik dalam pembuatan film ini adalah ketika peran Gamora ditangan Olivia Wilde namun ternyata malah dia mengundurkan diri ditengah-tengah nama pemain lainnya yang ingin memerankan peran Gamora, yaitu Gina Carano, Rachel Nichols, dan Adrianne Palicki melakukan audisi hingga akhirnya peran tersebut jatuh ketangan Zoe Saldana.

 Film Guardians of the Galaxy jelas sangat besar dan telah memastikan akan menghadirkan sekuel selanjutnya dengan adegan Quill yang memegang sebuah kaset dari pemberian ibunya berjudul Awesome Mix Vol.II dan ekspektasi pun menjadi sangat besar untuk film lanjutan ini.

Untuk saat ini rumor yang tengah beredar untuk sekuel selanjutnya adalah kisah tentang kehidupan Quill dimana dia adalah seorang anak setengah manusia dan alien dilansir dari komik originalnya sendiri Quill merupakan anak dari seorang Spartoi, (Emperor J’son of Spartax) yang membuatnya memiliki beberapa kemampuan diluar manusia biasa dan telah menjelaskan bagaimana dia dapat memegang batu abadi sedangkan orang-orang lainnya tidak dapat memegangnya.

Guardians of the Galaxy: ‘We Are Just Like Kevin Bacon!’

 09

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s