REVIEW TV SERIES ‘HUMANS (2015)’ – Season 1

Serial terbaru dari AMC ‘Humans (2015)’ menceritakan tentang sebuah dunia paralel dimana orang-orang memiliki sebuah robot yang disebut sebagai Synth.

Cerita dimulai saat Joe Hawkins (Tom Goodman-Hill), memutuskan untuk membeli sebuah Synth untuk membantu pekerjaan rumah tangga karena istrinya, Laura Hawkins (Katherine Parkinson) selalu sibuk bekerja di luar kota dalam masa waktu yang lama sehingga tidak dapat membantu terlalu banyak untuk perihal kegiatan rumah tangga beserta merawat ketiga anak mereka.

Dilain waktu dan tempat, Leo (Collin Morgan) bersama dengan Synth -nya Max (Ivanno Jeremiah) sedang berkelana mencari keberadaan keempat teman Synth lainnya yang berdasarkan kilas balik cerita telah diculik oleh segerombolan orang. Kisah Leo bergulir menjelaskan tentang keberadaan Synth yang mempunyai daya kesadaran atau dengan kata lain memiliki kemampuan untuk berpikir, dan merasakan perasaan (cinta, senang, bahagia, dan sedih serta marah dan sakit).

Also read ‘Humans’ Review: New Sci-Fi Series Deftly Tinkers With Race, Sex and Technology

POSTER HUMANS

POSTER HUMANS

Kisah lainnya bergulir kepada Dr. George Millican (William Hurt) yang tidak ingin melepas Synth nya Odi (Will Tudor) kepada pelayanan masyarakat (social services) karena robotnya telah mengalami kerusakan cukup parah akibat usia yang terlalu lama digunakan. Hal ini pun menyebabkan pertemuannya dengan dua detektif, Pete Drummond (Neil Maskell) dan Karen Voss (Ruth Bradley).

Ketiga cerita tersebut terkait satu sama lain dimana Synth milik keluarga Hawkins, yaitu Anita (Gemma Chan) ternyata adalah Synth yang dicari oleh Leo. Sementara dirumah bordil, Niska (Emily Berington) – Synth yang telah ditemukan oleh Leo terpaksa harus melayani nafsu laki-laki dan bertindak seperti seorang robot pada umumnya yang tidak memiliki daya kesadaran. Pencarian Leo ini pun akhirnya beruntun mempertemukannya dengan Dr. George Millican kelak.

Serial Humans (2015) yang mengambil tema Sci-fic ini mengambil konsep yang sama dengan I, Robot (2014) dimana seorang robot memiliki ancaman terhadap kehidupan manusia namun menariknya, serial ini mengusung permulaan cerita bagaimana awal sebuah pemberontakan dapat terjadi antara robot vs manusia. Harapannya adalah, musim kedua tingkat intense cerita akan naik dan bergulir cepat serta akan banyak kejadian menengangkan mengingat musim pertamanya berjalan begitu lambat karena menceritakan tentang garis besar ‘apa itu synth’.

Untuk jajaran kualitas para pemain tidak perlu diragukan, terutama William Hurt yang telah memenangkan Oscar sebagai Best Actor in a Leading Role dalam film Kiss of The Spider Woman (1986) dan Collin Morgan yang sebelumnya telah akrab memainkan peran Merlin dalam serial Merlin (2008 – 2012).

Tidak perlu diragukan lagi, serial ini kuat dan memiliki atmosfer yang cukup menegangkan walau terlalu banyak kilas balik adegan atau flash memory dari Leo yang sepertinya tidak terlalu dibutuhkan. Temponya yang lumayan lambat ternyata tidak juga membuat surut alur ceritanya tampaknya sebagian atau bahkan nyaris semua plot menyambung dalam satu kesatuan untuk membangun pelan-pelan dunia paralel yang hendak dibuat oleh  Lars Lundström.

Humans sendiri merupakan adaptasi dari serial Real Humans (2012) atau judul aslinya, Äkta människor yang juga dibuat oleh penulis naskahnya, yaitu Lars Lundström. Serial ini berjumlah sebanyak delapan episode dengan masing-masing episode memiliki running time 48 menit.

RATING

RATING

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s