WAHAI MAYA TATKALA : Puisi Tentang Sanubari

Oleh Kukuh Giaji

 

Wahai Maya ingin Aku berseteru.

Menerobos sang waktu.

Dengan berteriak walau terpasung asa.

Dengan menjerit walau kala teringat jagal.

Dengan Beperangai walau serupa lembu.

Wahai Maya ingin Aku bertikai.

Tatkala menyaksikan sanubarinya habis dimakan gelap.

Tatkala memandang relung hatinya digerogoti muram temaram.

Tatkala memandang kalbunya amblas diakhiri usia.

Wahai Maya Tatkala……

2015

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s