Humoria Menulis di Tahun 2015

Menulis buat saya adalah sebuah tragedi. Kenapa?, karena tidak pernah terpikirkan dalam benak saya kalau kegiatan semacam ini dapat menjadi sebuah aktivitas yang begitu menyenangkan walau terkadang menyebalkan.

Menulis di blog sudah saya mulai sejak mengenyam di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA), dimana mulai bergerilya pada ranah blogspot hingga tumblr tetapi akhirnya jatuh cinta kepada wordpress. Awalnya isi tulisan-tulisan pada blog ini hanya bersifat impulsif, semata bentuk curhatan emosi pribadi terhadap hidup meliputi teman, percintaan hingga akademis. Tetapi lambat laun semua berubah dari hobi saya menonton film menjadi menulis resensi film.

Saya berkembang begitu pula blog ini yang telah menjadi media informasi bagi diri saya dan juga untuk publik walau tidak pernah saya berjumpa langsung dengan para pembaca setidaknya melalui email dan line tercipta komunikasi yang unik dan menarik. Dimulai dari pertanyaan seputar cara menulis resensi film yang saya juga bingung bagaimana prosesnya hingga menanyakan akses nonton film secara ilegal membikin saya pusing tujuh turunan.

Kalau dipikir-pikir saya dulunya ingin menjadi pembuat film entah itu produser maupun sutradara tetapi kok malah murtad jadinya mengkritisi film sudah begitu tidak punya kapabilitas akan hal itu pula. Maka saya belajar untuk lebih baik, bisa dilihat dari bentuk tulisan dahulunya seputar sinopsis atau penilaian berupa angka saja walau sedari dahulu telah saya ketahui bahwa film adalah sebuah media ampuh untuk menyampaikan nilai-nilai dan ideologi tertentu. Kini tulisan saya beragam tidak lagi semata membahas resensi tetapi juga berbagi mengenai pengetahuan mengenai film, baik dalam bentuk esai dan buku gratis. Semua itu berkat perjumpaan saya dengan Cinema Poetica yang merupakan komunitas film di bidang kajian dan kritik film.

Sial saya memang menurun, dari nonton film lalu ke bikin film pendek hingga nulis resensi film eh ujungnya malah melakukan penelitian mengenai literasi media untuk film. Di titik ini saya sadar, saya jatuh cinta kepada film dengan segala rupanya dan beragam kegiatannya, entah itu produksi, distribusi, eksibisi, arsip dan database hingga kritik dan kajian film.

Saya mempercayai bahwa film tidak mungkinlah ada tanpa penonton dan film akan semakin berkembang apabila ada yang mengkritisinya. Maka, publik adalah unsur paling penting terhadap media audio visual ini. Saya yakin publik bisa hidup tanpa film karena ada ragam media lainnya tetapi film harkatnya tidak akan pernah hidup apabila publik tidak menginginkannya.

Tentang Blog

Saya sebenarnya cukup prihatin terhadap media ini karena sungguh jarang saya kunjungi akibat kesibukan disana-sini, dari mulai mengurus CC Fikom Unpad hinga hidup luntang lantung kesana kemari. Satu tahun waktu yang panjang menurut saya namun ternyata saya hanya sanggup menulis sebanyak 28 tulisan. Miris? tidak!, karena beberapa tahun kebelakang media ini hilang ditelan bumi.

Saya ditampar dengan kerasnya ketika salah satu kru film Toilet Blues menghubungi saya dan menyampaikan ingin memberikan sejumlah souvenir karena telah merensi film mereka dan sang sutradara suka terhadap tulisan saya. Dari berpuluh-puluh tulisan saya beruntung dipilih tentu ada rasa decak kagum dan bangga terhadap hasil tulisan saya walau saat itu masih saja kurang disana-sini.

Sejak itu saya kembali lanjut menulis dan bahkan membuat sebuah kementrian baru di organisasi saya, yaitu kajian film dengan harapan dapat menumbuhkan generasi yang cinta terhadap kegiatan kritik. Tetapi memang hanya ngimpi saja karena memang jarang yang ingin menekuni kegiatan ini, selain nilainya juga tidak jelas, masa depannya  pun buram.

Tetapi saya tetap menekuni kegiatan ini tanpa tahu alasannya apa. Sebanyak 61.000 kali blog ini telah dikunjungi pada tahun ini dan saya yakin mereka menyesali itu.

Dengan perlahan saya mengubah blog ini menjadi sebuah media dengan label inisial nama saya KGIAJI. Kenapa tidak berbau film, misal sinemesta atau sinema nusantara, atau tetekbengek embel-embel film lainnya. Sederhana saja, media ini akan tetap bersifat impulsif dan pribadi walau harapannya ke depan dapat menjadi sebuah website.

Saya tidak ingin melupakan jati diri media ini sebagai sebuah blog pribadi untuk saya, tempat menyalurkan masturbasi terbaik yang pernah saya temukan. Media ini sejatinya adalah pacar pertama saya.

Terimakasih telah mau berkunjung bahkan menghubungi saya atau teman-teman yang senantiasa menyemangati untuk melanjutkan kegiatan suram ini. Tanpa kalian media ini tidak akan pernah berkembang. Saya hanyalah sebagian kecil dari kalian yang merupakan semesta untuk media ini.

Annual Reports dapat dilihat disini.

Crunchy numbers

“Madison Square Garden can seat 20,000 people for a concert. This blog was viewed about 61,000 times in 2015. If it were a concert at Madison Square Garden, it would take about 3 sold-out performances for that many people to see it.

There were 40 pictures uploaded, taking up a total of 9 MB. That’s about 3 pictures per month.

The busiest day of the year was February 1st with 356 views. The most popular post that day was REVIEW “MARMUT MERAH JAMBU” (2014).”

4 Januari 2016,

Kukuh Giaji

Advertisements

2 thoughts on “Humoria Menulis di Tahun 2015

  1. tesisnya sudah selesai kuh? how is it going?
    anw i am one of your constant reader, i even subscribe through email.

    Untuk domain .com wordpress menyediakan layanan berlangganan sekitar 13-15 dollar per tahun, benefitnya, tidak perlu ganti blog hanya ganti domain jadi kgiaji.com. Post dan anchor di search engine gak akan berubah. Maybe you are interested.

    1. doakan diriku bisa sidang sekitar tanggal 21 Januari, tidak lagi2 sok2an skripsi sok2an super berat yang bikin kepala gua puyeng. Iya gua tau kok emang pengennya gitu cuman gua gak punya akun pay pal dan males bikinnya ahahhhahah

      gmana kerjaan lo

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s