BABI SERIAL: Unbreakable Kimmy Shmidt (2015 – )

Dari Kiri: Jacqueline Voorhees (Jane Krakowski),, Kimmy Schmidt(Ellie Kemper) , dan Titus Andromedon (Tituss Burgess).

Dari Kiri:  Jacqueline Voorhees (Jane Krakowski), Kimmy Schmidt (Ellie Kemper) , dan Titus Andromedon (Tituss Burgess).

Tina Fey dan Robert Carlock sebelumnya telah dikenal luas melalui serial 30 rocks yang mendapat perhatian luar biasa dari para penikmat layar televisi. Selepas dari situ mereka akhirnya kembali bekerjasama dengan serial terbaru  yang ditayangkan oleh Netflix, berjudul Unbreakable Kimmy Schmidt yang kini telah mengudara dan menyelesaikan satu musim pertamanya dan mendapat banyak respon positif dari kritikus.

Cerita dimulai ketika empat wanita diselematkan dari bunker bawah tanah di Indiana, dimana mereka telah menghabiskan sepanjang hidupnya selama 15 tahun terkurung akibat termakan bualan Richard Wayne Gery Wayne yang mengatakan bahwa dunia telah kiamat dan tiada tersisa apapun diatas sana. Setelah melalui proses panjang, Kimmy Schmidt salah satu korban memutuskan untuk menetap di New York dan mencoba kembali untuk hidup normal. 

Korban dan segudang popularitasnya

Kimmy Schmidt yang mendapat julukan ‘Mole Women’ dari media televisi lokal memutuskan untuk mengubah namanya menjadi Kimmy Smith  karena tidak ingin di belaskasihani oleh masyakarat akibat posisinya sebagai korban. Di hari pertamanya, ia tergerak untuk mencari tempat tinggal. Ironinya, ia malah menyewa sebuah kamar di bawah tanah yang di tempati Titus Andromedon.

Ketika Titus mengetahui ia adalah korban cult langsung seketika wajahnya mendadak mengasihani tetapi berusaha mencari tahu bagaimana kehidupannya ia sebelum ini. Kritik sosial disampaikan melalui pernyataan karakter ini kalau dia merasa dengan melihat berita semacam itu masih ada orang yang jauh menderita ketimbang dia tetapi disisi lain juga merasa dapat menjadi lebih baik dengan membantu orang-orang tersebut. Pencitraan adalah kata tepat yang dapat diberikan dari lontaran pernyataan Titus.

Atau beda lagi dengan Cyndee Pokornya dan Donna Maria Nuñez yang juga ‘Mole Women’ malah memilih memanfaatkan popularitasnya untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan walau harus mengorbankan harga dirinya. Alasannya sederhana, ketidakmampuan mereka untuk kembali dalam tananan sosial masyarakat karena telah jauh terkurung lamanya dari peradaban.

Media pun ramai-ramai memberitakan mereka sebagai tokoh sental dari sebuah tragedi yang penuh dengan ketidakadilan walau semua hanya kamuflase atas nama rating semata.

Kepopularitasan Kimmy pun juga dijadikan manfaat oleh Titus untuk menjadi terkenal lewat media yang ingin mewawancarainya namun urung dilakukan olehnya. Jenakanya, kritikan pedas akan media disampaikan pula lewat sarkasme ‘popularitas angin-anginan’, dimana banyak artis-artis baru yang sekedar numpang pamor padahal lagi-lagi hanya dimanfaatkan oleh media saja.

Citra Media Citra Dunia: Salah Siapa Percaya!

Membicarakan Unbreakable Kimmy Schmidt sebenarnya cukup rumit karena gagasannya terlalu luas untuk dijamah, salah satunya adalah citra kota New York sebagai salah satu kota terbaik di dunia apalagi dengan julukan new yorker yang begitu melekat bagi para penduduk disana.

Namun malah oleh Tina Fey dan Robert Carlock segala kebobrokannya dijadikan bahan candaan dan isu hangat. Walau sebagai salah kota termaju tidak juga ia lepas dari semacam isu migrasi ilegal seperti yang dialami oleh Dong Nguyen, teman sekolah Kimmy yang berasal dari Vietnam, dikejar-kejar oleh petugas migrasi. Pertanyaannya: ‘kok bisa kota di negara maju meloloskan warga pendatang secara ilegal?’. Mungkin ini bisa dijadikan sedikit renungan bagi mereka yang kurang wawasan dan terlalu percaya pada bualan media massa saat ini.

Jangan lupakan kritik pedas kehidupan sosial di The Big Apple itu. Jacqueline Voorhees, majikan Kimmy yang kaya raya kerap kali membuang minuman dalam kemasan botol atau menghabiskan waktu dengan berbagai macam aktivitas membuang uang (operasi plastik) bahkan mengalami eating disorder. Jacqueline sendiri adalah representatif dari korban media dengan percaya bahwa apabila tinggal di New York akan membuatnya menjadi kaya raya dan terkenal. Terbukti dengan pilihannya meninggalkan jati dirinya sebagai warga indiana bahkan hingga mewarnai rambutnya menjadi pirang dan berperilaku layaknya warga kulit putih. Pahadal sejatinya ia adalah warga native Amerika.

Komedi Ringan Nan Menghibur

Walau banyak isu yang disampaikan pada serial ini tetapi fokusnya tetap kepada komedi yang  menghibur penonton di rumah tidak seperti Master of None yang benar-benar satir dalam menyampaikan segala ceritanya, Unbreakable Kimmy Schmidt masih sangat ringan dan tidak membosankan untuk di tonton berkali-kali.

Tina Fey dan Robert Carlock terlihat dapat memainkan panggung yang mereka inginkan dengan tidak melupakan komedi-komedi khas era abad 21. Serial ini juga dapat dijadikan sebagai pemberi motivasi karena mengandung banyak makna hidup positif tentang bagaimana memulai hidup baru.

unbreakable-kimmy-schmidt1

Unbreakable Kimmy Schmidt | 2015- | Durasi: 30 menit/episode | Pencipta: Tina Fey dan Robert Carlock | Produksi: Netflix | Negara: Amerika | Pemeran: Jane Krakowski, Ellie Kemper, Tituss Burgess, Carol Kane, Lauren Adams, Sara Chase, Sol Miranda| Bahasa: Inggris

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s